We love each other, we respect each other and we wish to be happy ever after

09 Mei 2014

Biaya Melahirkan Rs Hermina Ciputat

Harga Update per 8 Mei 2014:


(Fotonya agak berbayang, ngambilnya buru2 sih :p)
Untuk harga yang tertera tersebut, belum termasuk obat-obatan katanya, jadi bisa diestimasikan harga tsb ditambah 20%-30% untuk obat-obatannya



Hamil 2 Bulan- Kontrol ke RS Hermina Ciputat

Tulisan kali ini saya buat untuk menepati janji saya untuk mereview hasil cek kehamilan di RS Hermina Ciputat.

Seperti yang sudah saya tulis sebelumnya, untuk kehamilan kedua ini saya berencana untuk mencari RS selain KMC, bukan karena kecewa terhadap pelayanannya, tapi lebih karena harga-nya yang saya rasa Over Priced buat saya. Untuk masalah pelayanan sih KMC Oke banget, masalah pemberian obat dan treatment pasien pun saya gak perlu khawatir. Tapi karena mahalnya itu akhirnya memaksa saya harus mencari alternatif RS lain untuk bersalin nanti.

Tadinya berpikir tetap mau ke Obgyn saya waktu melahirkan anak pertama dulu, karena sudah cocok dan sreg dan terbukti pro-normal. (Padahal saya mengalami ketuban pecah duluan dengan jangka waktu lebih dari 8 jam, namun alhamdulillah tetap diusahakan normal, yah walau dengan induksi sih). Saya berencana dan saat ini sedang melirik RS Hermina Ciputat untuk proses bersalin nanti (namun saat ini belum menjatuhan pilihan pasti ke sana, karena belum menemukan DSA-nya saat kelahiran nanti).

Setalah  galau mencari Obgyn pengganti Dr Diah karena beliau sedang cuti dari RS Hermina Ciputat karena sekolah lagi, akhirnya pilihan saya jatuhkan kepada Dr. Riana Kadasari, SPOG. Dua kali kontrol kehamilan dengan beliau, ini kesan saya:
- Sama seperti Dokter Diah, Dokter Riana juga lulusan FK UI (penting ini buat saya dalam menentukan dokter, hehe karena saya tahu passing grade mau masuk FK UI itu luar biasa tingginya, bahkan paling tinggi untuk sesama Jurusan Kedokteran Umum di PTN Indonesia)
- Peresepan vitamin atau obat oleh dokter Riana, mirip seperti kontrol saya di KMC dulu.
- Komunikatif, menjawab pertanyaan sampai detail juga dengan contohnya bahkan pertanyaan di luar topik kehamilan pun (post natal) dijawab  yang akhirnya membuat saya menyimpulkan, "saya cocok" nih. Pola pengobatannya tidak melenceng dari WHO, karena setiap penjelasan beliau selalu mendasarkan WHO dan memberi contoh Jurnal ilmiah juga.
-Kunjungan pertama saya tidak diberi no hp nya secara langsung, pada kunjungan kedua setelah saya minta beliau baru berikan.

Karena saat ini saya masih menyusui anak pertama, beliau tidak melarang karena penelitian dari WHO pun tidak menunjukkan ada bahayanya ibu hamil yang masih menyusui, namun si ibu harus menjaga asupan nutrisinya, itu pesannya. Namun sejak Alysa tepat menginjakkan usia 16 bulan, saya sudah tidak memerah lagi selama di kantor, saya hanya menyusui di malam hari ketika di rumah.

Plus-nya RS Hermina Ciputat :
1. Ada PMO-nya (Personnal Maternity Officer) yang siap sedia dihubungi kapanpun, meskipun DSOG nya juga memberikan no Hp-nya.
2. RS nya karena masih baru jadi bersih dan tidak crowded.
3. Biaya ce kehamilan Muraaaah bow! (Cek kehamilan oleh DSOG plus USG hanya bayar Rp147.000)
4. Harga Vitaminnya pun tidak di atas HET (Harga Eceran Tertinggi)
5. Biaya bersalinnya relatif jauh di bawah KMC.

Minus-nya :
1. Jalur macet (apalagi kalo jam pulang kerja, sama pagi-pagi kali ya), meskipun melalui jalan tol sekalipun selancar lancarnya jalan saya butuh waktu 30 menit untuk tiba di sana dari area Ragunan. Ini yang jadi pertimbangan nantinya kalau mau melahirkannya kebetulan waktu macet dan hari kerja, sepertinya tetap harus menyiapkan alternatif lain----> KMC lagi
2. Ada harga ya ada rupa, dari segi bangunan dan interiornya kalau dibandingkan dengan KMC ya beda. Tapi karena masih baru RS Hermina bagus ko dan lumayan nyaman juga, misal pas ngantri, dan gak bau obat kaya Rumah Sakit gitu... nanti saya update fotonya ya...

Ini adalah ruang suster atau perawat-nya yang biasa melayani tensi dan timbang sebelum masuk ke ruang dokter



Ini tempat menyerahkan resep




Di dalam ruangan kaca adalah ruang laboratorium

02 April 2014

Alhamdulillah.. Diberikan Amanah Kehamilan Anak Ke-2

Bulan April ini adalah bulan yang menggembirakan bagi saya dan keluarga, karena di bulan ini kami mengetahui bahwa saat ini saya positif hamil anak kedua. Pada mulanya saya dan suami memiliki rencana untuk program anak kedua dengan jarak 2 atau 4 tahun dari anak pertama, tapi ternyata Allah berkehendak jarak anak pertama dan kedua adalah 2 tahun, alhamdulillah.

Di kehamilan kedua yang saat ini baru berusia 5 minggu ini, saya belum mengalami morning sickness hanya saja untuk bau-bau yang sedikit menyengat, bau apapun itu mau wangi parfum atau bau ga enak, saya sudah mulai merasa terganggu. Untuk makanan, sampai dengan saat ini alhamdulillah belum ada masalah.

Di kehamilan ini ada yang mengganjal, yaitu masalah dokter kandungan. Saya dan suami semula prefer dengan dokter yang menangani anak pertama, yaitu dr. Diah Sartika Sari, SPOG. Tapi sepertinya anak kedua ini saya mempertimbangkan untuk tidak melahirkan di KMC lagi karena harganya rasanya sudah tidak bisa disesuaikan lagi dengan kantong keluarga karena saat ini banyak prioritas lain yang juga penting. haha intinya saya berkeinginan untuk mendapatkan dokter kandungan dan dokter anak yang RUM dan pro normal, pro ASI dan mendapatkan pelayanan kesehatan seperti di KMC tapi dengan harga yang lebih terjangkau :D

Dan akhirnya pencarian pun akhrinya menemukan titik terang, berdasarkan informasi yang saya peroleh ternyata dokter Diah juga praktek di RS Hermina Ciputat, dan dengan biaya kontrol serta biaya melahirkan yang jauh lebih murah dibandingkan dengan KMC. Sayangnya,, setelah saya cek ke bagian informasi RS Hermina Ciputat, ternyata saat ini dokter Diah sedang melanjutkan sekolahnya lagi dan baru akan praktek tahun depan *dweng* tahun depan mah saya udah lahiran kali yaaa....

Yasudahhlaah... langsung deh gali-gali info dokter lainnya, menurut informasi dan beberapa rekomendasi, berikut ini adalah list dokter perempuan yang direkomendasikan:

1. Dokter Shirley, SPOG. Praktek di KMC
    Karena sedang menghindari KMC dulu, jadinya ya saya mau cari opsi lain deh.

2. Dokter Dewi Prabarini, SPOG. Praktek di Brawijaya Woman and Children Hospital, dan RS Puri Cinere
    Hmm... BWCH itu mahalnya sama dengan KMC jadi bukan opsi kali ya.
    Kalo RS Puri Cinere untuk ditempuh dari rumah ataupun kantor kayaknya agak jauh, belum lagi     kalau macet. Jadi nanti dulu deh..

3. Dokter Diana M.Ratna Asih, SPOG Praktek di BWCH dan RS Hermina Ciputat
    Untuk yang di BWCH enggak, tapi bisa jadi opsi yang Hermina Ciputat

4. Dokter Riyana Kadarsari, SPOG Praktek di Hermina Ciputat
    Mungkin bisa jadi opsi yang di Hermina Ciputat

Dan akhirnya saya buat appointment ke dokter Riyana di Hermina Ciputat besok. Untuk review-nya menyusul ya.. semoga saya cocok dan mendapatkan apa yang saya idamkan... best price with best services :)

Note: bisa saja penggalian informasi saya kurang maksimal, dan pasti ada dokter yang lebih baik dari yang saya tulis, ini hanya preferensi saya yang saya kerucutkan menurut domisili saya saja. So, jangan dijadikan patokan yaa... *beli handphone aja browsing dulu spek2nya, kurang dan lebihnya, masa untuk layanan kesehatan pasrah saja dan ga cari informasi reviewnya* be smart patient! :)